BPJS

Cara Bayar BPJS Lewat BRImo: Panduan Lengkap, Cepat, & Bebas Telat

Lupa membayar iuran jaminan kesehatan hingga kelewat batas tanggal 10? Anda tidak sendirian. Dulu, melunasi tagihan ini berarti harus meluangkan waktu untuk antre panjang di bank atau minimarket. Namun, di era digital saat ini, hal tersebut tidak lagi diperlukan.

Kami akan memandu Anda melakukan transaksi secara instan dari genggaman tangan. Membayar iuran kini hanya butuh waktu kurang dari dua menit. Lewat artikel ini, kami telah merangkum panduan paling komprehensif, mulai dari langkah dasar, solusi jika terjadi kendala, hingga rahasia agar Anda tidak pernah lagi terkena sanksi penonaktifan kepesertaan.

Daftar Isi

Syarat Sebelum Membayar

Sebelum memulai proses transaksi, Anda wajib memastikan akun BRImo sudah aktif, saldo rekening mencukupi, dan mengetahui 11 digit nomor kepesertaan Anda. Mempersiapkan hal ini di awal akan mencegah terjadinya error saat proses checkout.

Berikut adalah empat syarat utama yang harus Anda siapkan:

  1. Aplikasi Terkini: Pastikan aplikasi BRImo di HP iOS atau Android Anda sudah diperbarui ke versi paling baru.
  2. Saldo Cukup: Cek saldo Anda. Ingat, iuran kelas I adalah Rp150.000, kelas II Rp100.000, dan kelas III Rp35.000 per orang.
  3. Nomor Kepesertaan: Siapkan 11 digit nomor yang tertera pada kartu jaminan kesehatan Anda.
  4. Koneksi Stabil: Gunakan jaringan internet yang stabil agar transaksi tidak terputus time-out.

Cara Bayar BPJS Kesehatan Lewat BRImo

Cara bayar bpjs lewat brimo sangatlah mudah, Anda hanya perlu masuk ke menu “Tagihan”, memilih opsi “BPJS”, memasukkan nomor kepesertaan, dan mengonfirmasi dengan PIN. Sistem secara otomatis akan menampilkan total rincian keluarga Anda.

Ikuti langkah-langkah detail berikut ini:

  1. Buka aplikasi BRImo di smartphone Anda.
  2. Login menggunakan Username dan Password, atau gunakan fitur Fingerprint/Face ID.
  3. Pada halaman beranda, pilih menu “Lainnya”, lalu gulir ke bawah dan cari kategori “Tagihan”.
    Tagihan
  4. Pilih menu “BPJS”.
    Pilih Menu Bpjs
  5. Klik tombol “Pembayaran Baru” jika ini adalah transaksi pertama Anda.
    Klik Tombol Pembayaran Baru
  6. Pilih jenis layanan “BPJS Kesehatan”.
    Pilih Jenis Layanan Bpjs Kesehatan
  7. Masukkan 11 digit nomor kepesertaan Anda.
    Masukkan 11 Digit
  8. Klik “Lanjutkan”. Layar akan menampilkan rincian tagihan beserta nama peserta. Pastikan data ini sudah sesuai.
    Lanjutkan
  9. Jika nominal sudah benar, klik “Bayar”.
  10. Masukkan PIN BRImo Anda.
    Masukkan Pin Brimo Anda
  11. Selesai! Simpan atau tangkap layar (screenshot) resi digital sebagai bukti pembayaran sah.

Baca juga Cara Menonaktifkan Autodebet BPJS Terbaru (Bisa Online & Offline)

Cara Bayar BPJS Ketenagakerjaan Lewat BRImo

Untuk melunasi iuran BPJS Ketenagakerjaan, langkahnya hampir identik dengan layanan kesehatan, pembedanya hanya terletak pada pemilihan jenis produk dan format nomor identitas (menggunakan NIK atau ID Billing).

Berikut adalah panduan ringkasnya:

  1. Login ke aplikasi BRImo.
  2. Pilih menu “Tagihan” lalu klik “BPJS”.
  3. Ketuk opsi “Pembayaran Baru”.
  4. Pada kolom jenis BPJS, pastikan Anda memilih “BPJS Ketenagakerjaan”.
  5. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 16 digit bagi peserta BPU (Bukan Penerima Upah), atau masukkan ID Billing yang Anda dapatkan.
  6. Klik “Lanjutkan” untuk mengecek detail nama dan tagihan.
  7. Konfirmasi transaksi menggunakan PIN BRImo.
  8. Transaksi sukses tercatat di sistem.

Daftar Kode Virtual Account (VA) BPJS

Sistem perbankan BRI menggunakan kode awalan (prefix) khusus yang digabungkan dengan nomor kepesertaan Anda agar dana masuk ke akun yang tepat. Anda harus memahami kode ini jika menggunakan fitur BRIVA.

Berikut adalah format standar yang berlaku:

  • Tagihan Normal (Tepat Waktu): Ketik kode 88888 + 11 digit nomor kartu (Contoh: 8888801234567890).
  • Tagihan Menunggak (Terlambat): Ketik kode 88881 + 11 digit nomor kartu.

Namun, jika Anda mengaksesnya langsung dari menu “BPJS” di dalam BRImo, Anda cukup memasukkan 11 digit nomor kartu saja karena sistem sudah otomatis membaca kode VA tersebut.

Tips Pro dari Kami (Anti Gagal)

Berdasarkan pengalaman kami menangani berbagai kendala transaksi digital, masalah lupa bayar dan error jaringan adalah hal yang paling sering terjadi. Kami menyarankan Anda untuk mengaktifkan fitur Autodebet agar hidup lebih tenang.

Berikut beberapa hacks dan tips pro dari kami:

  • Aktifkan Autodebet: Jika Anda sibuk, daftarkan rekening BRI Anda untuk sistem autodebet melalui aplikasi Mobile JKN atau langsung di kantor cabang. Saldo Anda akan terpotong otomatis setiap tanggal 5 atau 10, sehingga status kartu tidak akan pernah nonaktif.
  • Cek Status Usai Membayar: Jangan hanya percaya pada resi bank. Setelah membayar via BRImo, buka aplikasi Mobile JKN untuk memastikan saldo tagihan Anda sudah benar-benar berubah menjadi Rp0.
  • Bayar untuk Satu Keluarga: Ingat, nomor VA kepala keluarga secara otomatis akan menagih total iuran seluruh anggota keluarga yang terdaftar dalam satu Kartu Keluarga (KK). Anda tidak perlu membayar satu per satu.
  • Solusi Transaksi Gagal: Jika saldo terpotong tapi tagihan belum lunas, jangan langsung membayar ulang. Logout dari aplikasi, tunggu 1×24 jam. Jika masih bermasalah, segera hubungi Call Center BRI 1500017 dengan melampirkan screenshot resi.

Perbandingan BRImo vs ATM vs Internet Banking

Memilih metode pembayaran yang tepat sangat bergantung pada mobilitas Anda. Kami telah membandingkan tiga fasilitas utama dari Bank BRI untuk membantu Anda memutuskan mana yang paling efisien.

Fitur / LayananAplikasi BRImoATM BRIInternet Banking (IB)
KecepatanSangat Cepat (< 2 menit)Lambat (Harus antre)Cepat (Butuh mToken)
AksesibilitasKapan saja di HP AndaTergantung lokasi mesinMembutuhkan Browser/PC
Bukti TransaksiTersimpan otomatis di mutasiKertas struk (mudah pudar)File PDF (bisa diunduh)
KepraktisanSangat PraktisKurang PraktisCukup Praktis

Dari tabel di atas, terlihat jelas bahwa menggunakan aplikasi jauh lebih unggul dalam hal efisiensi waktu dan pengarsipan bukti bayar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah di BRImo bisa bayar BPJS?

Tentu saja bisa. Aplikasi ini memiliki menu khusus “Tagihan” dan “BPJS” yang terintegrasi langsung dengan database jaminan kesehatan nasional secara real-time.

Apakah ada denda jika telat bayar?

Untuk BPJS Kesehatan, tidak ada denda keterlambatan pembayaran iuran rutin. Namun, kepesertaan Anda akan dinonaktifkan sementara. Denda (sebesar 5% dari biaya diagnosa) hanya akan dikenakan jika Anda menjalani rawat inap dalam kurun waktu 45 hari sejak status kartu diaktifkan kembali setelah menunggak.

Kenapa pembayaran BPJS via BRImo gagal?

Kegagalan transaksi biasanya disebabkan oleh tiga hal: sistem bank/BPJS sedang maintenance (pemeliharaan rutin), koneksi internet Anda tidak stabil, atau saldo di rekening kurang dari total tagihan (termasuk biaya admin jika ada).

Apakah bisa membayar tunggakan berbulan-bulan lewat aplikasi?

Bisa. Saat Anda memasukkan nomor kartu, sistem akan mengakumulasikan seluruh total tunggakan bulan-bulan sebelumnya yang harus Anda lunasi sekaligus dalam satu kali transaksi.

Hadirnya inovasi perbankan digital telah menghapus alasan klasik lupa atau malas mengantre. Memahami cara bayar bpjs lewat brimo bukan hanya soal menghemat waktu, tetapi juga wujud tanggung jawab kita dalam melindungi finansial keluarga dari risiko kesehatan yang tidak terduga. Lakukan pembayaran Anda hari ini sebelum tanggal 10 agar akses kesehatan Anda dan keluarga selalu terjamin tanpa hambatan.